Karangbener - rabu (8/9/2021) mehasiswa KKN-IK melakukan kunjungan UMKM ke pabrik tahu yang berada di dusun kemang krompol. Dusun Kemang krompol merupakan salah satu dusun di desa Karangbener kecamatan Bae kabupaten Kudus. Berdasarkan data dari Kantor Balai Desa Karang Bener, Dusun Kemang  memiliki luas pemukiman 40.280 Ha, luas persawahan 204.000 Ha, serta luas perkebunan 102.020 Ha. Di desa karangbener sendiri terdapat beberapa UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang sudah berkembang sejak lama, di antaranya yaitu UMKM Tahu. Pemilik usaha tahu "Bapak Khairun" mengungkapkan bahwa UMKM pembuatan tahu ini sudah berdiri sejak tahun 1999 silam. Perkembangan UMKM ini berawal dari pembuatan tahu yang hanya puluhan kilo hingga kini mencapai 6 kwintal per harinya.

Bahan baku pembuatan tahu berasal dari kacang kedelai pilihan. Dalam pembuatannya Bapak Khairun menggunakan kedelai dari luar negeri karena kedelai lokal tidak mencukupi untuk diproduksi jangka panjang. Proses pembuatan tahu yang pertama adalah memilih kedelai berkualitas kemudian dicuci dengan air bersih. Setelah dicuci kedelai direndam selama 2 jam. Kedua, biji-biji kedelai digiling sampai halus. Selesai digiling, kedelai langsung direbus selama 15-20 menit dengan menggunakan wajan super besar. Ketiga, kedelai yang sudah direbus kemudian disaring dengan menggunakan kain. Kain berisi sari kedelai digoyang-goyang agar air terpisahkan dari sari kedelai itu.  Keempat, air hasil penyaringan itu yang akan menjadi tahu. Air saringan tersebut dicampur dengan asam cuka agar menggumpal, dan bahan-bahan campuran lainnya, agar tahu nantinya terasa enak. Kelima,  dicetak dan disaring kembali agar air asam terpisah. Tahu yang dicetak berbentuk kotak akan dibungkus plastik atau dimasukkan ke dalam wadah dan siap dijual.

Di UMKM Bapak Khairun ini terdapat 14 karyawan dimana sistem kerjanya terdapat 2 shift yaitu 3 hari kerja, 3 hari libur dan hanya saat hari raya saja seluruh karyawan diliburkan. Proses produksi tahu dimulai pukul 07.00 hingga pukul 14.00 dan waktu tutup bisa melebihi pukul 14.00 jika terdapat banyak pemesanan tahu.

Dari adanya UMKM Tahu di dusun Kemang Krompol tersebut, tak sekedar menjadi untung bagi pemilik UMKM tahu saja. Namun, lebih dari itu adanya UMKM Tahu menjadi lahan pemberdayaan SDM yang nyata bagi masyarakat sekitar serta menjadi peluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar UMKM Tahu. Tanpa disadari UMKM Tahu dari dusun Kemang Krompol tersebut pun ikut andil memenuhi kebutuhan masyarakat berupa kebutuhan pangan yang mengandung protein nabati ini.

       UMKM tahu di dusun Kemang desa Karangbener kecamatan Bae kabupaten Kudus ini menyadari akan pentingnya melaksanakan tanggung jawab sosial. Kesadaran ini tampak dari apa yang telah dilakukan Pengusaha tahu di dusun Kemang yaitu mengelola limbah padat saat proses produksi. Limbah padat yang dihasilkan oleh pabrik tahu yaitu berupa ampas yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ternak, seperti kambing, kerbau, sapi dan lain-lain. Sedangkan limbah cair akan dibuang ke sungai karena belum bisa mendaur ulang limbah cair tersebut